Kenapa Saya Masih Merokok

rokok1.JPG 

“Merokok dapat menyebabkan serangan jantung, Impotensi, dan gangguan kehamilan dan janin”

Shit!, I don’t believe those bla..bla.. and ble.. ble…

Taukah kamu kalo penyebab kematian tertinggi di dunia ini adalah kecelakaan bermotor, so kenapa tidak pernah ada tulisan di mobil atau motor “Mengendarai Mobil/motor ini dapat menyebabkan kecelakaan, cacat, kematian, ditilang polisi, bayar denda and bla.. bla..”

Trus taukah kamu kalo penyebab kematian tertinggi selanjutnya adalah karena penyakit jantung yang disebabkan oleh penyumbatan lemak dari makanan yang dimakan? so, kenapa dalam tiap makanan tidak pernah ada tulisan yang memberi tahu “Memakan makanan ini dapat menyebabkan anda berkelebihan lemak, gendut, obesitas, susah jongkok, penyakit jantung, darah tinggi and bla… bla…”

Ada juga yang bilang kalo merokok itu bisa mengakibatkan umur pendek, otak bodoh, well… I don’t believe it! Kalian tau Sumitro Djojohadikusumo? Begawan ekonomi Indonesia yang luar biasa cerdas, dia meninggal di usia lebih dari 80 tahun, dan tahukan anda kalo Mbah Mitro itu menghisap minimal 2 bungkus Marlboro setiap harinya?

Kemarin saya juga baru baca, kalo manusia tertua di Eropa saat ini yang masih hidup mengatakan bahwa kunci kenapa dia panjang umur adalah “rokok, anggur dan wanita”, see even he is put “rokok” in the first row.

Alasan lain dari kenapa saya merokok adalah alasan moral! kenapa? seperti kalian tau cukai rokok saat ini adalah 40%, saya setiap hari menghabiskan satu setengah bungkus Sampoerna Mild yang harga bandrol sebungkusnya nya Rp. 10.000, so berarti cukai yang saya bayarkan adalah Rp.6000. bila dikalikan selama sebulan maka akan didapat angka Rp.180.000, dan tahukan kamu bahwa gaji pokok pegawai negeri Golongan IC di negeri ini adalah Rp. 191.000, itu berarti kalau saya berhenti merokok maka akan ada seorang pegawai negeri yang tidak digaji, tentunya saya tidak tega :) .

Nah itu tadi diatas adalah alasan-alasan serius, dan berikut ini adalah alasan-alasan bodoh yang masuk akal kenapa saya masih merokok (dikumpulkan dari berbagai sumber):

1. Perokok pasif lebih berbahaya daripada perokok aktif, maka untuk mengurangi resiko tersebut aktiflah merokok.

2. Mengurangi resiko kematian; dalam berita tidak pernah ditemui orang yang meninggal dalam posisi merokok.

3. Baik untuk basa-basi / keakraban; Kalau ketemu orang misalnya di Halte kita bisa tawarin “Mau rokok mas?”. Coba kalo kita sok hidup sehat dan basa-basi sama orang “Mas, mau timun gak?” plakk!! malah digampar kali!

4. Bisa menambah suasana pedesaan / nature bagi ruangan ber AC dengan asapnya sehingga seolah-olah berkabut.

5. Untuk indikator kesehatan; biasanya orang yang sakit pasti dilarang dulu merokok. Jadi yang merokok itu pasti orang sehat.

6. Tanda kalau hari sudah pagi, kita pasti mendengar ayam merokok

7. Membantu shooting film keji, rokok digunakan penjahat buat nyundut jagoan yg terikat dikursi… hahaha penderitaan itu pedih jendral..!!! Coba kalo film G30S/PKI itu udah mengenal healthy life, masak Gerwani nya bawa-bawa bayem trus ngancem Jendral??

8. Film Koboy pasti lebih gaya kalo ngerokok sambil naek kuda, soalnya kalo sambil makan kubis kok kayaknya aneh.

9. Teman boker yg setia

10. Fakta lain …sekitar 30% orang meninggal didunia adalah perokok. 70%-nya bukan perokok. Maka mungkin Anda perlu mempertimbangkan masuk ke golongan yg lebih sedikit itu….

posted by rasyefki in Kampang Jaya and have Comments (11)

11 Responses to “Kenapa Saya Masih Merokok”

  1. refanidea says:

    Coba besok ke Halte dan tawarkan rokok ke orang sehat, “Mau rokok mas..”
    Pasti anda dia menjejalkan Timun ke mulut anda.

    Oh, mengko dhisik kang… Rokok dan Kematian itu dua hal yang berbeda.
    Jangan menghubung2kan rokok = kematian, atau rokok = umur panjang.

    Kalau ada berita,
    “Seorang sopir truk menabrak warung kopi di daerah Pantura. Disinyalir sopir itu lengah karena sedang merokok, dan tembakaunya mreteli jatuh ke celana. Saat itu setirnya oleng dan menabrak warung kopi. Sopir truk dan tiga orang perokok yang sedang santai di warkop itu meninggal seketika. Jadi total, empat perokok meninggal dunia karena ROKOK.”

    Jadi.. Ketoke rokok itu bukan TUHAN atau malaikat pencabut nyawa, demikian juga bukanlah CHARGER untuk memperpanjang usia.

    piss..

  2. refanidea says:

    “Musyawarah Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan mengeluarkan fatwa larangan merokok. Anggota Komisi Fatwa MUI, Ali Mustafa Yakub, mengatakan fatwa dibahas dalam musyawarah Komisi Fatwa MUI se-Indonesia. “Saya yakin tak perlu lama dibahas,” kata Ali Mustafa dalam diskusi “Pengendalian Tembakau dalam Perspektif Sosial dan Agama” di Jakarta kemarin.”

    -Koran Tempo, Jumat 20 Juni 2008-

    Komentar anda mas..?

  3. rasyefki says:

    hehe… halo mas Refanidea, salam kenal bro! Fatwa MUI ya? ya kalau saya pribadi sih kalau mereka mengeluarkan Fatwa itu ya saya tetap akan merokok. Karena ya seperti yang saya bilang, kalau merokok di haramkan karena berbahaya ya kenapa gak orang naek mobil or motor ya diharamkan juga? Kenapa gak Junk Food kayak McD or KFC juga gak diharamkan ya?
    Dan menurut saya sih ya mas Fatwa MUI itu banyak yang kontroversial so ya gak harus semua diikutin, misalnya kayak fatwa haram Ahmadiyah, lha Gus Dur aja gak mau ngikutin ya saya juga gak harus ngikutin dong, trus Fatwa tentang Bank yang Haram ya saya juga gak ngikutin lha wong gaji saya tiap bulan di transfer ke Bank dan tiap bulan berbunga.
    Kesimpulannya, ya follow your heart aja deh, dan bagi saya kesimpulannya ya teteup… Mari Merokok! hehe…

  4. Tyan says:

    Salah Bung, penyebab kematian tertinggi di dunia tu penyakit jantung. kecelakaan bermotor tu urutan 9. Itu menurut data WHO. Makanya, jangan kebanyakan ngerokok biar ga lama loading.

  5. Mm, sepertinya yang ngasih comment sebelum2nya pada ga setuju deh dengan pendapat mas… Kalo menurutku, mas nulis seperti itu hanya sebagai pembelaan atas kenapa mas masih ngerokok, padahal di hati kecil mas juga tau kalo ngerokok itu ga baik untuk kesehatan. Hayo ngaku,hehehe….

    Tapi alasan2nya bagus2 juga tu, bikin ngakak waktu membacanya… Walau begitu, sebagai orang yang ga ngerokok saya ga bakal jadi perokok setelah baca alasan2 tsb :-)

    BTW, masih inget sama saya ga mas? Bbrp minggu lalu waktu saya maen ke gero (selasa mlm) ada mas disana, waktu itu ada ella dan shanti juga:-)

  6. pipit says:

    hehehehe… mau pake alasan, penjelasan or justifikasi apapun, tetep aja rokok ga baik buat kesehatan:pp. tapi itu hak pribadi maisng2 orang, asal beli rokoknya pake duit sendiri, ya gak?:D. gue ga menghujat siapapun merokok, it’s their private business as well as their own right, but please respect other’s right too by not smoking in a non smoking room (particularly air conditioned one)…. peace man!^o^

  7. shantiadewi says:

    mmm..merokok gak merokok adalah salah satu pilihan hidup dari beribu-ribu pilihan hidup yang ada didunia ini toch?
    jadi segala macam sesuatunya mari kita kembalikan ke masing-masing pihak. Asal….jangan mengganggu dan merusak orang lain, lingkungan, dan lain-lainnya ya nggak masalah.

    mmm, ada nggak ya, yang ngerokok tapi gak keluar asepnya? soalnya berdasar
    dari yang udah pernah dibaca (maaf kalo salah) yang bahaya thu asepnya.
    perokok pasif ma perokok aktif yang paling dirugikan adalah perokok pasifnya. karena menghisap asepnya itu..dan katanya lagi negh, perokok yang sudah jadi perokok super aktif akan jatuh sakit jika berhenti merokok. apakah ini benar adanya? hmmm..mari kita berdialog dengan diri kita masing-masing…pilihan mana yang lebih baik?

    fyi. eyangkung ku baru aja meninggal di usianya yang ke 97. dan beliau adalah perokok berat Dji sam soe.

  8. rasyefki says:

    Tyan: please check ke rumah sakit terdekat, ada berapa yang meninggal karena penyakit jantung and ada berapa yang meninggal akibat kecelakaan. makanya kalo baca itu jangan statistik tahun 2004 bro :)

    Adhie: gak ah, saya tetep berpendapat kalo ngerokok itu baik untuk kesehatan hehe… ya pastinya saya masih inget kamu dong!

    Pipit: ya iyalah, kalo ada tulisan “No Smoking” ya gw gak bakal ngerokok, tapi kalo di ruangan ber AC dan gak ada tulisan najis itu ya jelas gw segera mengeluarkan harta gw itu hehe…

    Lia: Makanya, daripada jadi perokok pasif ya mendingan sekalian jadi perokok aktif lah hehe… see.. Eyangkung mu udah membuktikannya… :)

  9. wat evah says:

    Terserah pendapat kalian semua…tapi kalo gak ada rokok, saya pasti gak bisa menyelesaikan proyek sains saya !!! dan kalian pasti “tidak” lebih maju karena saya tidak membuat gadget baru !!! hehehehehe….

  10. rasyefki says:

    WatEvah: Setujuh, proyek selesai, hati senang, rokok pun terasa riang… (halah opo toh iki?)

  11. Matt says:

    Your thought is nice to apply. thanks very much

Place your comment

Please fill your data and comment below.
Name
Email
Website
Your comment