Mau cari pendamping yang ideal semuanya udah gak available ada yang udah kawin, ada yang udah punya anak,paling banter ya udah punya pacar.
Cari perempuan yang cantik, pinter, kaya, badannya bagus, kulitnya putih, kakinya bagus, jempol kakinya bagus (3 terakhir kriteria saya sendiri hihi…) dan available bukan perkara mudah, hampir semuanya udah ada yang punya, ada yang dipunyai satu orang, ada yang dipunyai rame-rame dan ada juga yang di miliki jam-jam an (you know what I mean lah…)
Well lalu bagaimana caranya? ternyata ada satu cara yang selama ini dilupakan, di take out aja si cantik itu dari sejak dia usia dini, kalo perlu dikawinin waktu masih usia kanak-kanak, so begitu dia besar tinggal memetik hasilnya deh…
Minggu kemaren kantor saya ada gathering di Bandung. Gathering ini diadain setahun sekali, dimana semua karyawan dan seluruh keluarganya bisa berkumpul bersama. Jadi yang udah berkeluarga boleh bawa anak istrinya, yang belum berkeluarga boleh bawa pacar dan tunggangannya (ups.. maksudnya tunangannya), sementara yang belum punya keluarga, belum punya tunangan dan belum punya pacar ya bawa snack aja, sambil ngemil buka mata lebar-lebar siapa tau ada yang bisa di jadikan sasaran hehehe…
Gathering kali ini sedikit berbeda, dimana semua yang damai dan sejahtera tiba-tiba berubah menjadi liar, gak percaya? lihat aja gambar dibawah ini (see… picture can represent a thousand words).
Lomba Menangkap Ikan
Untuk anak-anak diadakan yang namanya lomba menangkap ikan, namun kenyataannya anak-anak yang lucu itu tiba-tiba berubah menjadi monster, dan Lomba menangkap ikan pun berubah menjadi Lomba membunuh ikan.
Perhatikan wajah ceria lugu diatas, Dan perhatikan lah akibat dari perbuatan mereka di bawah ini
Sudah malaaammm… Ikan Bobokk…. ohhh… Tini, Jamilah, Susi… malang benar nasib kalian, semoga kalian diterima di sisinya hiks…
Apakah itu saja? tentu tidak! acara yang damai dengan hiburan yang ok pun berubah berantakan karena aksi panggung dari kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab. Mungkin mereka ini adalah bagian dari kelompok separatis yang tidak menemukan tempat untuk mengekspresikan diri.
Masih gak percaya, lihatlah acara hiburan yang sangat damai dibawah ini
Ibu-ibu yang mencoba memberikan pesan damai lewat permainan perkusinya
Band yang membawakan lagu-lagu mendayu dan khusyuk…
lalu… tiba-tiba, keadaan berubah total, penonton lari tunggang langgang, karena di panggung tiba-tiba muncul sekelompok orang yang ngakunya main band tapi lebih mirip dengan demo masak!
here they goes…
Inilah sumber dari segala kerusuhan dan keliaran yang terjadi
Dan ditutup dengan penampilan orang-orang aneh bin ajaib di bawah ini
Saya kemudian jadi berpikir, jangan-jangan ikannya tadi mati bukan karena anak-anak itu, tapi karena keracunan ngeliat aksi rusuh dari dua penampil diatas hihi…
Duh… hari ini saya terharu sekali, tadinya cuma iseng aja searching gambar-gambar di google. saya masukkan kata “Taman Budaya Padang” saya tekan tombol search and… saya langsung buncah dan rasanya pengen banget pulang ke Padang…
Saya dulu menghabiskan masa kecil saya di Padang, tidak lama memang, cuma sekitar 3 tahun (dari kelas 3 SD sampe kelas 6). tapi dalam masa yang singkat itu, hidup saya berubah seperti roller coaster. oh ya sejak saya lulus SD saya gak pernah lagi pulang ke Padang (so its been 17 years!)
Disinilah saya menghabiskan waktu kecil saya, di sebuah rumah bambu semi permanen di dalam Kompleks Taman Budaya Padang. Dan sampai sekarang ternyata rumah itu masih ada…
Dirumah itulah saya menghabiskan masa kecil saya, duh saya terharu banget, bentuknya masih sama persis kayak waktu saya tinggalin dulu, yang saya paling inget ya itu bambu-bambunya di susun miring buat jadi jendela, walhasil kalo tiap hujan deras airnya pada masuk ke rumah dan tugas sayalah untuk ngepel setelahnya…
Ini gambarnya saya cropping
tuh kan masih sama persis! dan tempat si Model bersender itu dulu adalah Teater Terbuka, sebuah tempat pertunjukan dengan atap terbuka, suka dipake kalo ada acara tradisional kayak nari or Randai (teater nya orang Minang), dengan catatan tidak pada musim hujan. Dan teater terbuka itulah tempat saya main-main dengan kawan kecil saya, teriak-teriak. pura-pura merasa mentas dan menjadi aktor haha… (masih kecil sudah nista).
Lalu gambar ini… waaaaaa……..
Bukan… bukan bangunannya, apalagi modelnya (kagak kenal!), tapi justru pohon beringinnya!. Pohon itu sudah ada dari sejak saya kecil dulu, memang belum sebesar seperti itu, tapi udah cukup besar untuk ukuran waktu itu, disitu saya biasa main tarzan-tarzan an, bergantungan dari satu sulur ke sulur yang lain. Dan itu jugalah tempat ternyaman buat saya, di salah satu dahannya yang cukup besar paling asik buat tidur-tiduran sambil baca buku kho ping hoo sewaan dari Taman Bacaan seberang jalan. (yup I’m Kho Ping Hoo readers dari SD, so sesama pendekar super sakti, bu kek siansu dan Mutiara Hitam, mari kita berkumpul haha…).
Nah kalo gedung ini… lain lagi ceritanya
Ini adalah Gedung Teater Utama Taman Budaya, ck.. ck.. ck… dari dulu gak berubah sama sekali, gedung ini berjarak sekitar 200 meter dari rumah saya. gedung ini adalah tempat para artis kalo konser di padang dulu, mulai dari Alm. Broery Pesolima, Koes Hendratmo, Norma Yunita ampe Reni Nasution (kalo gak tau ama dua artis yang disebut terakhir berarti kalian terlalu muda untuk membaca blog ini haha…).
Dan di gedung itu pula hidup saya dibanting dan diangkat sedemikian rupa. Dulu saking susahnya hidup hingga terpaksa cari uang sendiri buat sekolah, maka saya berdagang asongan kalo ada artis dari Jakarta yang mentas disana, saya masuknya sembunyi-sembunyi lewat pintu belakang, dan lalu menjajakan dagangan (saya masih inget dagangan saya dulu adalah es jeruk dibungkus plastik (maklum dulu belum ada nutrisari dan frutang), dan kacang goreng, dah cuma dua jenis itu dagangan saya). Karena namanya juga asongan jadi ya liar gitu, kalo pas ada satpam ya ngabur hehe… Ya waktu itu lumayan lah uang hasil jualannya bisa buat jajan di sekolah.
Masa-masa saya berdagang itu adalah sekitar tahun 88-89, dan di akhir tahun 1990 saya kembali kembali ke gedung itu, saya masuk kedalam, lewat pintu belakang juga, tapi saya tidak membawa dagangan, saya bawa kostum… karena saya akan tampil malamnya di sebuah pergelaran Teater yang cukup besar saat itu…
Thank you banget buat Y napilus dari www.west-sumatra.com dan anoz dari maknafoto.com yang udah bikin saya terkenang-kenang. Pengen pulanggggg ke padangggggg………
Udah tau kan kalo sekarang yang namanya perekonomian dunia lagi dilanda krisis. semua seolah menjadi tidak terkendali lagi, mulai dari Rupiah anjlok sampe sempat menyentuh angka 12.000/1 dolar, harga minyak bumi dan komoditi lainnya yang anjlok gila-gilaan, harga saham yang rontok mencapai titik terendah, harga emas yang biasanya stabil jadi turun drastis.
Semua itu disebabkan hanya oleh satu hal yaitu panic. Panic ini juga yang membuat orang-orang kehilangan rasionalitas dalam memutuskan sesuatu. Kenapa saya bilang hilang rasionalitas? Ya bayangkan saja, bagaimana bisa harga saham telekomunikasi yang biasanya selalu terus menerus naik akibat keuntungan yang melimpah dan kondisi perusahaan yang sehat malah ikut-ikutan ambruk? Padahal kita tahu, yang namanya kebutuhan komunikasi, mau sedang dilanda krisis sehebat apapun kita tetap butuh komunikasi. Walau bagaimanapun kalian tetap beli pulsa dan bayar tagihan handphone kan?
Kemudian menyebar email yang menganjurkan kita untuk menarik semua investasi kita dan menukarnya semua dengan cash dan menabungkannya di bank untuk aman. Menarik semua deposito dan reksadana kita untuk kemudian menabungkannya di Bank.
Well, sorry to say ya, kalo kalian menuruti apa yang dikatakan email tersebut maka kalian termasuk orang yang gampang panic dan bisa dikatakan kalau kalian sudah tertipu. Karena email tersebut saya curigai justru diberikan oleh orang-orang yang bermaksud untuk mencoba agar kaya sendiri dan tidak mau mengajak-ngajak orang lain.
Warren Buffet, salah satu maestro investasi yang juga orang terkaya di dunia mengatakan “now it’s time to be greedy”. Ya inilah saatnya untuk rakus dan mencoba untuk menjadi kaya. Bagaimana caranya? Mulailah berinvestasi sekarang, ya sekarang adalah saat yang paling tepat untuk kalian memulai investasi. Bila selama ini ada yang ragu-ragu untuk menentukan kapan waktu memulai maka buang jauh-jauh keragu-raguan tersebut, sekaranglah saatnya!
Kenapa? Karena sekarang ini harga-harga saham sedang berada di titik terendah, inilah saatnya untuk membeli saham-saham tersebut. Bila kalian bukan pialang dan tidak bisa bermain sendiri atau kurang percaya dengan broker maka investasikan saja lewat instrument Reksadana (silahkan searching di google untuk perusahaan-perusahaan reksadana yang ada), selain gampang juga tidak memberatkan karena dengan reksadana kalian bisa mulai berinvestasi hanya dengan 250 ribu rupiah. Dengan memulai di titik yang terendah maka kita tidak akan pernah rugi, paling apes ya balik modal tapi ingat itu hampir bisa dikatakan mustahil.
Tentu yang saya maksud disini adalah investasi jangka menengah dan panjang, beli saham atau reksadana sekarang dan ambillah ketika nanti sudah 2 sampai 5 tahun ke depan. Dengan semua usaha dari pemerintah dan Negara-negara di dunia maka semuanya akan kembali naik, bahkan jauh lebih tinggi growth nya di banding yang pernah ada, kenapa? Karena keterpurukan yang ada sekarang jauh lebih rendah dari yang pernah ada. Percayalah, tidak ada satu negarapun di dunia ini yang pengen bangkrut, semua usaha dan upaya dilakukan untuk menjaga perekonomian tetap tumbuh baik, apalagi Negara demokrasi yang kekuasaannya dari rakyat, mereka juga tidak mau untuk tidak dipercaya oleh rakyat lagi, sebentar lagi pemilu di Amerika, lalu menyusul di Indonesia, tantunya para kontestan tidak mau meninggalkan catatan buruk di akhir kekuasaan mereka bila mereka ingin terpilih lagi bukan?
Jadi jangan pernah percaya dengan email yang menyuruh kamu untuk menabung, karena kamu akan rugi besar karenanya. Tabungan kamu pertahunnya hanya akan berbunga paling tinggi 5%, bandingkan dengan tingkat inflasi yang pertahun rata-rata 7-12% maka nilai uang kalian akan menjadi berkurang, rugi! Masukkan ke reksadana atau kalau kalian punya nyali bermain langsung belilah saham-saham bluechip seperti perusahaan telekomunikasi, FMCG seperti unilever, dll sekarang juga, karena tingkat pengembaliannya dalam setahun bisa mencapai 50% bahkan dengan situasi sekarang mungkin bisa mencapai lebih dari 100%.
Jadi, tidak ada kata menunggu lagi, tarik uang kalian dari tabungan di Bank sekarang, dan Investasikan segera sekarang juga. Inilah saatnya bagi kita untuk mencoba menjadi kaya. Kalau gak punya uang, uangkan semua barang yang kalian punya, jual laptop, handphone yang berlebih, atau apa saja yang bisa dijadikan uang, atau berhutanglah, ingat berhutang yang paling aman adalah berhutang ke koperasi yang berbunga rendah, atau pegadaian kalau kalian punya barang berharga. Atau paling enak lagi pinjem uang teman saja, atau kalian patungan. Dan jangan pernah meminjam uang di Bank, karena bunga bank sekarang sangat tinggi. Bagaimanapun caranya, kumpulkan dana sekarang dan segeralah bermain.
Sampai bertemu di forum orang kaya atau hampir kaya atau setengah kaya di tahun depan!
Peace!
(note: Saya tulis ini pada hari Kamis tanggal 30 Okt yang lalu, saat itu IHSG 1173, dan hari ini IHSG udah 1364 !!, so buruan daripada nanti gak kebagian karena udah terlanjur tinggi lagi)