Istriku Nanti

mystery-woman-0807.jpg

Dia haruslah selalu mencintaiku seperti cintanya di hari pertama bertemu

Dia haruslah manja padaku tapi keras terhadap hidup

Dia haruslah sabar dengan tangis rewel anakku

Dia haruslah tertawa bersama ketika bahagia dan menertawakanku ketika aku sedih

Dia haruslah bekerja, bukan karena uangnya tapi untuk membentuk pola pikirnya

Dia haruslah memelukku ketika tidur, apapun pertengkaran yang terjadi

Dia haruslah orang yang membuatku nyaman di pangkuannya

Dia haruslah orang pertama yang memarahiku ketika aku kehilangan semangat

Dia haruslah membangunkanku dengan ciumannya ketika aku malas terjaga di pagi hari

Dia haruslah menjaga dirinya ketika aku tidak ada

Dia haruslah menungguku ketika aku pulang larut

Dia haruslah takut pada Tuhan, bukan kepadaku

Dia haruslah sabar menghadapi semua tingkah laku ku yang sering tidak menyenangkan

Dan dia haruslah kamu…

posted by rasyefki in Uncategorized and have Comments (4)

4 Responses to “Istriku Nanti”

  1. chana says:

    dia haruslah menerima dan sayang kluargaku seperti dia menerima dan menyayangiku, saat dia memutuskan ingin hidup bersamaku. Karena kluargaku merupakan satu bagian yang akan dia masuki untuk hidup bersamaku.

  2. rasyefki says:

    Chana : waduh emang agak berat ya kalo udah urusan keluarga ini, tapi gampang itu bisa diatur, yang penting si “dia” nya dulu, baru keluarga nanti belakangan. ketimbang keluarga duluan malah nanti ngeberat2in hehe…

  3. Mika's mom says:

    Masuk kriteriakah saya? :D

  4. rasyefki says:

    wah maap ya mbak, istrinya udah dapet :)

Place your comment

Please fill your data and comment below.
Name
Email
Website
Your comment